Friday, April 20, 2018

Spesifikasi Huawei Y6 II


 Spesifikasi Huawei Y6 II         Menggunakan Prosesor buatan sendiri yaitu HiSilicon Kirin, Huawei semakin percaya diri untuk bersaing dengan Qualcomm dan Mediatek sebagai pemain utama prosesor Smartphone. Huawei Y6 II menggunakan tipe prosesor yang sudah cukup lawas, yaitu HiSilicon Kirin 620 Octacore 1,2 GHz. Prosesor ini sebelumnya digunakan oleh Huawei Honor 4C dan Honor 4X yang rilis tahun 2014. Tapi pertimbangan harga mungkin menjadi alasan utama Huawei masih menggunakan prosesor ini karena Huawei Y6 II ini memang dirilis sebagai Ponsel dengan spesifikasi menengah dengan harga yang bersahabat.  Petama rilis dibulan desember 2016, ponsel ini dibanderol dengan harga Rp. 2.099.000,- dan ketika saya mendapatkan ponsel ini pertengahan februari lalu di sebuah marketplace online, saya mendapat ponsel ini dengan harga Rp. 1.839.000,-. Diharga ini Huawei Y6 II akan bersaing dengan banyak ponsel seperti Xaomi, Alcatel, Lenovo, Infinix, Motorola, Oppo, Vivo dan masih banyak lagi.  Menggunakan Prosesor dan GPU yang cukup lawas, Sepertinya Huawei Y6 II ini bukan ditujukan bagi pengguna yang suka bermain game 3d yang berat, karena bila dibandingkan dengan ponsel lain di harga yang sama, kita bisa mendapatkan ponsel dengan spesifikasi yang cukup tinggi. Ketiadaan sensor Gyroscope juga menjadikan ponsel ini tidak bisa digunakan untuk menjalankan aplikasi/game berb

Menggunakan Prosesor buatan sendiri yaitu HiSilicon Kirin, Huawei semakin percaya diri untuk bersaing dengan Qualcomm dan Mediatek sebagai pemain utama prosesor Smartphone. Huawei Y6 II menggunakan tipe prosesor yang sudah cukup lawas, yaitu HiSilicon Kirin 620 Octacore 1,2 GHz. Prosesor ini sebelumnya digunakan oleh Huawei Honor 4C dan Honor 4X yang rilis tahun 2014. Tapi pertimbangan harga mungkin menjadi alasan utama Huawei masih menggunakan prosesor ini karena Huawei Y6 II ini memang dirilis sebagai Ponsel dengan spesifikasi menengah dengan harga yang bersahabat.

                       Spesifikasi Huawei Y6 II         Menggunakan Prosesor buatan sendiri yaitu HiSilicon Kirin, Huawei semakin percaya diri untuk bersaing dengan Qualcomm dan Mediatek sebagai pemain utama prosesor Smartphone. Huawei Y6 II menggunakan tipe prosesor yang sudah cukup lawas, yaitu HiSilicon Kirin 620 Octacore 1,2 GHz. Prosesor ini sebelumnya digunakan oleh Huawei Honor 4C dan Honor 4X yang rilis tahun 2014. Tapi pertimbangan harga mungkin menjadi alasan utama Huawei masih menggunakan prosesor ini karena Huawei Y6 II ini memang dirilis sebagai Ponsel dengan spesifikasi menengah dengan harga yang bersahabat.  Petama rilis dibulan desember 2016, ponsel ini dibanderol dengan harga Rp. 2.099.000,- dan ketika saya mendapatkan ponsel ini pertengahan februari lalu di sebuah marketplace online, saya mendapat ponsel ini dengan harga Rp. 1.839.000,-. Diharga ini Huawei Y6 II akan bersaing dengan banyak ponsel seperti Xaomi, Alcatel, Lenovo, Infinix, Motorola, Oppo, Vivo dan masih banyak lagi.  Menggunakan Prosesor dan GPU yang cukup lawas, Sepertinya Huawei Y6 II ini bukan ditujukan bagi pengguna yang suka bermain game 3d yang berat, karena bila dibandingkan dengan ponsel lain di harga yang sama, kita bisa mendapatkan ponsel dengan spesifikasi yang cukup tinggi. Ketiadaan sensor Gyroscope juga menjadikan ponsel ini tidak bisa digunakan untuk menjalankan aplikasi/game berb


Petama rilis dibulan desember 2016, ponsel ini dibanderol dengan harga Rp. 2.099.000,- dan ketika saya mendapatkan ponsel ini pertengahan februari lalu di sebuah marketplace online, saya mendapat ponsel ini dengan harga Rp. 1.839.000,-. Diharga ini Huawei Y6 II akan bersaing dengan banyak ponsel seperti Xaomi, Alcatel, Lenovo, Infinix, Motorola, Oppo, Vivo dan masih banyak lagi.


                    Spesifikasi Huawei Y6 II         Menggunakan Prosesor buatan sendiri yaitu HiSilicon Kirin, Huawei semakin percaya diri untuk bersaing dengan Qualcomm dan Mediatek sebagai pemain utama prosesor Smartphone. Huawei Y6 II menggunakan tipe prosesor yang sudah cukup lawas, yaitu HiSilicon Kirin 620 Octacore 1,2 GHz. Prosesor ini sebelumnya digunakan oleh Huawei Honor 4C dan Honor 4X yang rilis tahun 2014. Tapi pertimbangan harga mungkin menjadi alasan utama Huawei masih menggunakan prosesor ini karena Huawei Y6 II ini memang dirilis sebagai Ponsel dengan spesifikasi menengah dengan harga yang bersahabat.  Petama rilis dibulan desember 2016, ponsel ini dibanderol dengan harga Rp. 2.099.000,- dan ketika saya mendapatkan ponsel ini pertengahan februari lalu di sebuah marketplace online, saya mendapat ponsel ini dengan harga Rp. 1.839.000,-. Diharga ini Huawei Y6 II akan bersaing dengan banyak ponsel seperti Xaomi, Alcatel, Lenovo, Infinix, Motorola, Oppo, Vivo dan masih banyak lagi.  Menggunakan Prosesor dan GPU yang cukup lawas, Sepertinya Huawei Y6 II ini bukan ditujukan bagi pengguna yang suka bermain game 3d yang berat, karena bila dibandingkan dengan ponsel lain di harga yang sama, kita bisa mendapatkan ponsel dengan spesifikasi yang cukup tinggi. Ketiadaan sensor Gyroscope juga menjadikan ponsel ini tidak bisa digunakan untuk menjalankan aplikasi/game berb

Menggunakan Prosesor dan GPU yang cukup lawas, Sepertinya Huawei Y6 II ini bukan ditujukan bagi pengguna yang suka bermain game 3d yang berat, karena bila dibandingkan dengan ponsel lain di harga yang sama, kita bisa mendapatkan ponsel dengan spesifikasi yang cukup tinggi. Ketiadaan sensor Gyroscope juga menjadikan ponsel ini tidak bisa digunakan untuk menjalankan aplikasi/game berbasis Virtual Reality. Lalu dimana keunggulannya? sektor kamera sepertinya menjadi andalan Huawei pada ponsel ini. Memiliki resolusi 13 MP di belakang dan 8 MP di depan (Sampai artkel ini dibuat saya belum mengetahui tipe sensor kamera yang digunakan pada ponsel ini), Huawei membenamkan banyak fitur pada kameranya, mulai dari mode otomatis, manual, efek pada foto serta beberapa fitur menarik lainnya.

Kelebihan


Layar lebar 5.5 inci yang tentunya cukup nyaman saat dioperasikan meskipun mengunakan satu tangan.

Telah didukung teknologi layar IPS LCD sehinga memiliki kualitas warna lebih tajam dan juga lembut dimata.

Sudah mendukung jaringan 4G LTE untuk akses internet super cepat.

Sudah berjalan pada sistem operasi Android v6.0 Marsmallow yang akan dilengkapi berbagai fitur dan aplikasi terbaru.

Memiliki RAM 2 GB yang tentunya cukup cocok untuk multitasking banyak aplikasi.

Dibekali Memori internal 16 GB yang dapat diperluas mengunakan slot microSD mencapai 128 GB cocok untuk menyimpan berbagai file maupun aplikasi.

Kamera utama 13 MP lengkap dengan fitur autofocus dan LED Flash yang tentunya sangat memanjakan penguna saat fotografi, karena gambar yang dihasilkan begitu tajam dan nyata.

Kamera depan 8 MP yang tentunya sangat cocok untuk selfie bersama keluarga maupun sahabat.

Baterai cukup besar 3100 mAh yang mampu bertahan dalam durasi 12 jam dalam pemakaian normal.


Kekurangan 


Tidak dilengkapi pelindung layar seperti gorilla glass sehinga cukup rawan jika layar pada smartphone ini terkena goresan maupun benturan.

Kamera depan minus fitur LED Flash yang sedikit kurang mendukung untuk selfie pada saat malam hari atau keadaan kurang cahaya.

Baterai Non-Removable alias tidak dapat dilepas sehinga agak sedikit menjengkelkan saat mengalami masalah pada baterai.


Spesifikasi


CPU : Octa Core 1.5 Ghz.

GPU : Adreno 405.

Chipset : Snapdragon 617.

OS : Android v6.0 Marsmallow

Memori Internal : 16 GB.

Memori External : MicroSD Up to 128 GB.

RAM : 2 GB.

Kamera Belakang : 13 MP.

Kamera Depan : 8 MP.

Baterai : Non-Removable Li-Po 3100 mAh.

Referensi

http://galerismartphone.com/kelebihan-dan-kekurangan-huawei-y6-ii/

Load disqus comments

0 comments