Monday, May 2, 2016

Spesifikasi PC Untuk The Hunter Primal


Spesifikasi PC Untuk The Hunter Primal    Sinopsis  Expansive World dan Avalance Studio baru-baru ini mengumumkan proyek game stand-alone terbaru dengan judul The Hunter: Primal, yang hadir sebagai ekspansi dari game The Hunter hasil ciptaan mereka. The Hunter dikenal sebagai salah satu game simulasi berburu binatang yang paling realistis saat ini, namun ekspansi yang baru ini mengajak pemain untuk berburu dinosaurus raksasa yang muncul pada jaman prasejarah                             Tidak seperti The Hunter yang dirilis sebagai game free-to-play (F2P), The Hunter: Primal tidak rilis gratis dan harus dibeli sebagai game stand-alone. Menurut penjelasan dari pihak developer, The Hunter: Primal menampilkan model karakter yang lebih berkualitas, termasuk peningkatan grafik secara keseluruhan, dan dunia permainan yang lebih luas.                              Sehubungan dengan bentuknya sebagai game simulasi, The Hunter: Primal juga mencoba untuk menampilkan permainan simulasi berburu yang realistis, termasuk menampilkan kehidupan dinousaurus yang interaktif. Pihak developer menjelaskan kalau tingkah laku dinosaurus dalam game ini dibuat seotentik mungkin sesuai dengan teori yang telah dipercayai para ilmuwan tentang kehidupan masa prasejarah.                             Setiap dinosaurus juga mempunyai habitat yang berbeda-beda, bahkan termasuk interaksi antar spesies yang berbeda-beda pula. Tidak semua dinosaurus dapat diburu dengan mudah oleh pemain, karena ada banyak dinosaurus

Sinopsis


Expansive World dan Avalance Studio baru-baru ini mengumumkan proyek game stand-alone terbaru dengan judul The Hunter: Primal, yang hadir sebagai ekspansi dari game The Hunter hasil ciptaan mereka. The Hunter dikenal sebagai salah satu game simulasi berburu binatang yang paling realistis saat ini, namun ekspansi yang baru ini mengajak pemain untuk berburu dinosaurus raksasa yang muncul pada jaman prasejarah


           Spesifikasi PC Untuk The Hunter Primal    Sinopsis  Expansive World dan Avalance Studio baru-baru ini mengumumkan proyek game stand-alone terbaru dengan judul The Hunter: Primal, yang hadir sebagai ekspansi dari game The Hunter hasil ciptaan mereka. The Hunter dikenal sebagai salah satu game simulasi berburu binatang yang paling realistis saat ini, namun ekspansi yang baru ini mengajak pemain untuk berburu dinosaurus raksasa yang muncul pada jaman prasejarah                             Tidak seperti The Hunter yang dirilis sebagai game free-to-play (F2P), The Hunter: Primal tidak rilis gratis dan harus dibeli sebagai game stand-alone. Menurut penjelasan dari pihak developer, The Hunter: Primal menampilkan model karakter yang lebih berkualitas, termasuk peningkatan grafik secara keseluruhan, dan dunia permainan yang lebih luas.                              Sehubungan dengan bentuknya sebagai game simulasi, The Hunter: Primal juga mencoba untuk menampilkan permainan simulasi berburu yang realistis, termasuk menampilkan kehidupan dinousaurus yang interaktif. Pihak developer menjelaskan kalau tingkah laku dinosaurus dalam game ini dibuat seotentik mungkin sesuai dengan teori yang telah dipercayai para ilmuwan tentang kehidupan masa prasejarah.                             Setiap dinosaurus juga mempunyai habitat yang berbeda-beda, bahkan termasuk interaksi antar spesies yang berbeda-beda pula. Tidak semua dinosaurus dapat diburu dengan mudah oleh pemain, karena ada banyak dinosaurus

Tidak seperti The Hunter yang dirilis sebagai game free-to-play (F2P), The Hunter: Primal tidak rilis gratis dan harus dibeli sebagai game stand-alone. Menurut penjelasan dari pihak developer, The Hunter: Primal menampilkan model karakter yang lebih berkualitas, termasuk peningkatan grafik secara keseluruhan, dan dunia permainan yang lebih luas.

           Spesifikasi PC Untuk The Hunter Primal    Sinopsis  Expansive World dan Avalance Studio baru-baru ini mengumumkan proyek game stand-alone terbaru dengan judul The Hunter: Primal, yang hadir sebagai ekspansi dari game The Hunter hasil ciptaan mereka. The Hunter dikenal sebagai salah satu game simulasi berburu binatang yang paling realistis saat ini, namun ekspansi yang baru ini mengajak pemain untuk berburu dinosaurus raksasa yang muncul pada jaman prasejarah                             Tidak seperti The Hunter yang dirilis sebagai game free-to-play (F2P), The Hunter: Primal tidak rilis gratis dan harus dibeli sebagai game stand-alone. Menurut penjelasan dari pihak developer, The Hunter: Primal menampilkan model karakter yang lebih berkualitas, termasuk peningkatan grafik secara keseluruhan, dan dunia permainan yang lebih luas.                              Sehubungan dengan bentuknya sebagai game simulasi, The Hunter: Primal juga mencoba untuk menampilkan permainan simulasi berburu yang realistis, termasuk menampilkan kehidupan dinousaurus yang interaktif. Pihak developer menjelaskan kalau tingkah laku dinosaurus dalam game ini dibuat seotentik mungkin sesuai dengan teori yang telah dipercayai para ilmuwan tentang kehidupan masa prasejarah.                             Setiap dinosaurus juga mempunyai habitat yang berbeda-beda, bahkan termasuk interaksi antar spesies yang berbeda-beda pula. Tidak semua dinosaurus dapat diburu dengan mudah oleh pemain, karena ada banyak dinosaurus

Sehubungan dengan bentuknya sebagai game simulasi, The Hunter: Primal juga mencoba untuk menampilkan permainan simulasi berburu yang realistis, termasuk menampilkan kehidupan dinousaurus yang interaktif. Pihak developer menjelaskan kalau tingkah laku dinosaurus dalam game ini dibuat seotentik mungkin sesuai dengan teori yang telah dipercayai para ilmuwan tentang kehidupan masa prasejarah.

             Spesifikasi PC Untuk The Hunter Primal    Sinopsis  Expansive World dan Avalance Studio baru-baru ini mengumumkan proyek game stand-alone terbaru dengan judul The Hunter: Primal, yang hadir sebagai ekspansi dari game The Hunter hasil ciptaan mereka. The Hunter dikenal sebagai salah satu game simulasi berburu binatang yang paling realistis saat ini, namun ekspansi yang baru ini mengajak pemain untuk berburu dinosaurus raksasa yang muncul pada jaman prasejarah                             Tidak seperti The Hunter yang dirilis sebagai game free-to-play (F2P), The Hunter: Primal tidak rilis gratis dan harus dibeli sebagai game stand-alone. Menurut penjelasan dari pihak developer, The Hunter: Primal menampilkan model karakter yang lebih berkualitas, termasuk peningkatan grafik secara keseluruhan, dan dunia permainan yang lebih luas.                              Sehubungan dengan bentuknya sebagai game simulasi, The Hunter: Primal juga mencoba untuk menampilkan permainan simulasi berburu yang realistis, termasuk menampilkan kehidupan dinousaurus yang interaktif. Pihak developer menjelaskan kalau tingkah laku dinosaurus dalam game ini dibuat seotentik mungkin sesuai dengan teori yang telah dipercayai para ilmuwan tentang kehidupan masa prasejarah.                             Setiap dinosaurus juga mempunyai habitat yang berbeda-beda, bahkan termasuk interaksi antar spesies yang berbeda-beda pula. Tidak semua dinosaurus dapat diburu dengan mudah oleh pemain, karena ada banyak dinosaurus

Setiap dinosaurus juga mempunyai habitat yang berbeda-beda, bahkan termasuk interaksi antar spesies yang berbeda-beda pula. Tidak semua dinosaurus dapat diburu dengan mudah oleh pemain, karena ada banyak dinosaurus berbahaya yang dapat menyerang dan menguji seluruh keahlian berburu para pemain. The Hunter: Primal juga mendukung mode permainan single-player dan multiplayer sampai dengan total 16 pemain sekaligus. Untuk tantangan yang lebih sulit, Sobat gadget juga bahkan dapat bergabung dalam server PvP yang kompetitif.

              Spesifikasi PC Untuk The Hunter Primal    Sinopsis  Expansive World dan Avalance Studio baru-baru ini mengumumkan proyek game stand-alone terbaru dengan judul The Hunter: Primal, yang hadir sebagai ekspansi dari game The Hunter hasil ciptaan mereka. The Hunter dikenal sebagai salah satu game simulasi berburu binatang yang paling realistis saat ini, namun ekspansi yang baru ini mengajak pemain untuk berburu dinosaurus raksasa yang muncul pada jaman prasejarah                             Tidak seperti The Hunter yang dirilis sebagai game free-to-play (F2P), The Hunter: Primal tidak rilis gratis dan harus dibeli sebagai game stand-alone. Menurut penjelasan dari pihak developer, The Hunter: Primal menampilkan model karakter yang lebih berkualitas, termasuk peningkatan grafik secara keseluruhan, dan dunia permainan yang lebih luas.                              Sehubungan dengan bentuknya sebagai game simulasi, The Hunter: Primal juga mencoba untuk menampilkan permainan simulasi berburu yang realistis, termasuk menampilkan kehidupan dinousaurus yang interaktif. Pihak developer menjelaskan kalau tingkah laku dinosaurus dalam game ini dibuat seotentik mungkin sesuai dengan teori yang telah dipercayai para ilmuwan tentang kehidupan masa prasejarah.                             Setiap dinosaurus juga mempunyai habitat yang berbeda-beda, bahkan termasuk interaksi antar spesies yang berbeda-beda pula. Tidak semua dinosaurus dapat diburu dengan mudah oleh pemain, karena ada banyak dinosaurus

Di awal permainan Sobat gadget hanya mempunyai alat perburuan yang sangat terbatas. Tugas Sobat gadget adalah menjelajahi dunia permainan dan mencari senjata, baju, dan perlengkapan lain yang lebih baik. Selain dari bahaya dari para dinosaurus, Sobat gadget juga harus berhati-hati dengan beragam jenis tanaman liar yang beracun. Hal ini membuat eksplorasi permainan menjadi lebih intens dan membutuhkan kesabaran.

                Spesifikasi PC Untuk The Hunter Primal    Sinopsis  Expansive World dan Avalance Studio baru-baru ini mengumumkan proyek game stand-alone terbaru dengan judul The Hunter: Primal, yang hadir sebagai ekspansi dari game The Hunter hasil ciptaan mereka. The Hunter dikenal sebagai salah satu game simulasi berburu binatang yang paling realistis saat ini, namun ekspansi yang baru ini mengajak pemain untuk berburu dinosaurus raksasa yang muncul pada jaman prasejarah                             Tidak seperti The Hunter yang dirilis sebagai game free-to-play (F2P), The Hunter: Primal tidak rilis gratis dan harus dibeli sebagai game stand-alone. Menurut penjelasan dari pihak developer, The Hunter: Primal menampilkan model karakter yang lebih berkualitas, termasuk peningkatan grafik secara keseluruhan, dan dunia permainan yang lebih luas.                              Sehubungan dengan bentuknya sebagai game simulasi, The Hunter: Primal juga mencoba untuk menampilkan permainan simulasi berburu yang realistis, termasuk menampilkan kehidupan dinousaurus yang interaktif. Pihak developer menjelaskan kalau tingkah laku dinosaurus dalam game ini dibuat seotentik mungkin sesuai dengan teori yang telah dipercayai para ilmuwan tentang kehidupan masa prasejarah.                             Setiap dinosaurus juga mempunyai habitat yang berbeda-beda, bahkan termasuk interaksi antar spesies yang berbeda-beda pula. Tidak semua dinosaurus dapat diburu dengan mudah oleh pemain, karena ada banyak dinosaurus

The Hunter: Primal juga menggunakan sebuah fitur yang dinamakan sebagai persistent inventory system. Dengan fitur ini, semua senjata dan perlengkapan yang Sobat gadget peroleh dalam satu sesi permainan dapat digunakan pada sesi berikutnya. Tetapi jika karakter Sobat gadget mati dalam dunia permainan, seluruh isi perlengkapan tersebut dapat "terjatuh". Untungnya, Sobat gadget diberikan kesempatan untuk mengambil kembali seluruh inventory yang tercecer tersebut, selama karakter Sobat gadget dapat selamat mencapai tempat terakhir sebelum mati.

                Spesifikasi PC Untuk The Hunter Primal    Sinopsis  Expansive World dan Avalance Studio baru-baru ini mengumumkan proyek game stand-alone terbaru dengan judul The Hunter: Primal, yang hadir sebagai ekspansi dari game The Hunter hasil ciptaan mereka. The Hunter dikenal sebagai salah satu game simulasi berburu binatang yang paling realistis saat ini, namun ekspansi yang baru ini mengajak pemain untuk berburu dinosaurus raksasa yang muncul pada jaman prasejarah                             Tidak seperti The Hunter yang dirilis sebagai game free-to-play (F2P), The Hunter: Primal tidak rilis gratis dan harus dibeli sebagai game stand-alone. Menurut penjelasan dari pihak developer, The Hunter: Primal menampilkan model karakter yang lebih berkualitas, termasuk peningkatan grafik secara keseluruhan, dan dunia permainan yang lebih luas.                              Sehubungan dengan bentuknya sebagai game simulasi, The Hunter: Primal juga mencoba untuk menampilkan permainan simulasi berburu yang realistis, termasuk menampilkan kehidupan dinousaurus yang interaktif. Pihak developer menjelaskan kalau tingkah laku dinosaurus dalam game ini dibuat seotentik mungkin sesuai dengan teori yang telah dipercayai para ilmuwan tentang kehidupan masa prasejarah.                             Setiap dinosaurus juga mempunyai habitat yang berbeda-beda, bahkan termasuk interaksi antar spesies yang berbeda-beda pula. Tidak semua dinosaurus dapat diburu dengan mudah oleh pemain, karena ada banyak dinosaurus

Game ini terbilang cukup unik untuk sebuah simulasi berburu yang sangat mengutamakan unsur realisme. Kehadiran dinosaurus dapat terbilang sangat "tidak realistis" pada masa modern ini. Tetapi pihak developer mengatakan kalau fitur berburu dinosaurus adalah sebuah konsep yang menarik dan memang sudah lama dinantikan oleh para penggemar game ini.

Spesifikasi PC Minimal


CPU : Intel Core 2 Duo 2.4 GHz or AMD Athlon 64 X2 4800+

OS : Windows XP, Vista, 7

RAM : 2 GB

Video Card : ATI Radeon 3850 HD 512 MB or NVIDIA GeForce 8800 GT 512MB

Hard Drive : 17 GB

Load disqus comments

0 comments